Lompat ke konten utama

Bandung, Jawa Barat • Minggu, 30 Agustus 2026

Bercerita dari Pinggir

Terbaru

Kabar terkini dari lapangan, diperbarui sepanjang hari.

Reportase

Liputan lapangan dari Bandung, pendidikan, keberagaman, dan lingkungan hidup.

Semua reportase

Fokus: Merawat Bandung Utara

Seri liputan tentang warga yang menahan laju kerusakan di lereng utara kota.

Seri lengkap

Esai & Buku

Gagasan yang lahir dari pengalaman sehari-hari warga.

Semua esai
H

Herlin Septiani

Esai

Berjalan Kaki di Kota yang Tergesa

Trotoar adalah ukuran paling jujur tentang siapa yang diutamakan sebuah kota.

Herlin Septiani24 Agustus 20268 menit baca

S

Salma Ainun

Esai

Bahasa Ibu di Ruang Kelas yang Semakin Sempit

Anak-anak belajar malu terhadap bahasa yang mereka pakai di rumah.

Salma Ainun22 Agustus 20266 menit baca

I

Ika Nuraeni

Buku

“Perempuan dan Tanah”: Ketika Agraria Ditulis dari Dapur

Buku yang memindahkan pusat cerita konflik lahan ke ruang domestik.

Ika Nuraeni21 Agustus 20267 menit baca

Data

Angka dan dokumen yang kami rapikan agar bisa diperiksa siapa pun.

Semua data
Data

10 Tender dengan Nilai Teratas di Kota Bandung Tahun 2025

Sepuluh paket teratas menyerap hampir sepertiga nilai pengadaan kota.

  • Infrastruktur jalan214
  • Drainase kota168
  • Gedung layanan141
  • Persampahan96
  • Penerangan74
Nilai kontrak (miliar rupiah)

Tim Data BandungBergerak18 Agustus 20265 menit baca

Data

Data Inflasi di Kota Bandung: Mei 2026

Kelompok makanan kembali menjadi penyumbang terbesar tekanan harga.

DesJanFebMarAprMei
Inflasi bulanan (persen)

Tim Data BandungBergerak16 Agustus 20264 menit baca

Komunitas

Warga yang berhimpun dan mengerjakan sendiri apa yang tak dikerjakan negara.

Nawala

Satu surel, cerita dari pinggir yang tidak Anda temukan di linimasa.

Kami merangkum liputan, esai, dan temuan data setiap pekan. Tanpa iklan, tanpa umpan klik.

Frekuensi

Kami tidak membagikan surel Anda kepada pihak ketiga. Berhenti berlangganan kapan saja lewat tautan di setiap kiriman.

Jurnalisme independen

Kami bertahan karena pembaca, bukan karena pemasang iklan.

Setiap liputan lapangan menuntut waktu, biaya perjalanan, dan keberanian untuk berkata tidak. Dukungan pembaca membuat kami bisa terus meliput isu yang tidak menguntungkan siapa pun kecuali warga.